News:

Ada sesuatu yang pengen dipost disini atau thread Official News? Please PM Admin

Main Menu

Artificial Intelligence

Started by Erneiz Hyde, November 23, 2010, 04:52:43 PM

Previous topic - Next topic

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Erneiz Hyde

SOOOO
Spoiler

mari kita mulai dengan disclaimer bahwa AI zaman sekarang klo dibandingkan dengan AI yg saya maksud itu hanya selevel Artificial Idiocy
[close]

Maksud saya membuat thread ini adalah untuk berdiskusi:
Mungkinkah AI yg cukup maju melahirkan suatu makhluk sentient se-level manusia?


ああ接吻 海そのままに 日は行かず
鳥翔ひながら
死せ果てよ いま
永遠にして。
一瞬。

白鳥は哀しからずや空の青
うみのあをにも染まず
ただよふ
孤独にして。
一緒。

時間よ、止まれ。
今よ、永遠に。
僕らはずっと、僕らのまま。
僕らはずっと、一緒。


Do visit my project's page in gensborg! :)
"http://www.genshiken-itb.org/node/47"

restava

wew namanya AI itukan dasarnya buatan manusia, jadi ga mungkin klo bisa sampe selevel manusia
kalo menurut saya AI2 yang ada jaman sekarang itu udah cukup baik
hanya saja kalo kita terus bandingin dengan manusia itu kan ga mungkin
makanya game2 sekarang banyak yang basisnya i-net itu supaya kita bisa ngebandingin cara main kita denga orang lain
Quote
Spoiler
there's only two choice, good choice or better
[close]

XenoExia

Well..... pertama yang mesti harus diungkap adalah rahasia dibalik kecerdasan manusia itu sendiri :D
Stupid sheep mentality. People taking up some righteous cause they learned about a day ago and never really learning what it is they are for.

Uguu, The Lord gives, and the Lord takes away. Blessed be the name of the Lord.

Rinjou

setau saya kalo AI itu kan tidak berperasaan
jadi kalo mau selevel dengan manusia harus punya perasaan dong?

思い出なんていらないよ だって今強く、深く愛してるから~

IlluminaSeeker

wah, kelihatannya berat ya kalo harus nambahin perasaan...

secara perasaan manusia itu kadang bisa sangat simple, kadang bisa sangat rumit...
kalo intelligence, seputar kepandaian, kan masih bisa lah diprogram-program gitu,
tapi kalo perasaan? doubt it...
- Master of Illumination -

~ are you illuminated enough? ~ 

Erneiz Hyde

Aku sendiri ingin percaya klo perasaan serumit apapun pada dasarnya memiliki pola algoritma sendiri, dan ultimately bisa di-break down menjadi unsur2 tertentu, wlopun kita belum/tidak bisa tahu apa saja itu.

dari berbagai science-fiction yg dah gw liat/baca, kebanyakan AI berkembang karena memiliki suatu fungsi algoritma BELAJAR (ini nih yg bedain robot biasa ama android). Wlo aplikasinya mungkin beda2, tapi intinya ya itu, AI mempelajari input2 dan data2 dari berbagain sumber dan membuat fungsi algoritma baru dari nol sama sekali (dan yang mirip gini beneran sudah ada). Nah, klo AI ini terus menerus mengambil input dan terus "belajar" sampai pada suatu saat AI ini mendapatkan self-awareness bagaimana? bisa saja AI ini mulai bertingkah selayaknya makhluk hidup yaitu berkembang-biak mempertahankan kelangsungan hidup jenisnya.

Bahkan dalam beberapa science fiction AI ini membajak sistem beberapa pabrik, membuat drone-drone kecil untuk mengambil barang mentah, lalu mengubah pabrik itu jadi pabrik robot. Sejujurnya gw pikir ini bisa saja terjadi gak terlalu jauh di masa depan. Apalagi ntar klo teknologi memory storage/processing udah sampe level quantum.
ああ接吻 海そのままに 日は行かず
鳥翔ひながら
死せ果てよ いま
永遠にして。
一瞬。

白鳥は哀しからずや空の青
うみのあをにも染まず
ただよふ
孤独にして。
一緒。

時間よ、止まれ。
今よ、永遠に。
僕らはずっと、僕らのまま。
僕らはずっと、一緒。


Do visit my project's page in gensborg! :)
"http://www.genshiken-itb.org/node/47"

restava

klo setau saya pada dasar AI itu emang ngambil input dari luar..
tapi hal itu bukan sabagai pemebelajaran...
jadi dasarnya emang databasenya itu udah ada

contoh aja misalkan kita ada suatu game...
di game ini dasar dari AI sendiri udah kita bentuk sehingga mampu membaca gerakan dari kita dan mengeluarkan hasil dari data base yang udah ada

kecuali jika pada game itu ada semacam update program sehingga semua input yangpernah terjadi masih tersimpan dalam memory, dan
input ini bisa dijadikan untuk uotput tambah yang nntinya akan ditambahkan ke game itu tadi

lagipula biasanya jika sebuah data sudah di publikasikan,  biasanya data itu tidak bisa di overwrite sehingga tidak bisa lagi mengubah suatu behavioral dari AI itu sendiri...
Quote
Spoiler
there's only two choice, good choice or better
[close]

IlluminaSeeker

Quote from: Erneiz Hyde on November 24, 2010, 07:20:38 AM
Aku sendiri ingin percaya klo perasaan serumit apapun pada dasarnya memiliki pola algoritma sendiri, dan ultimately bisa di-break down menjadi unsur2 tertentu, wlopun kita belum/tidak bisa tahu apa saja itu.

hmm, jujur bung Erneiz, saya ragu banget di bagian ini...
apakah mungkin perasaan bisa diimplementasikan dalam pembuatan AI?
dan algoritma... well, satu orang dengan yang lain aja sangat mungkin berbeda
mungkin nanti ada Artificial Feeling? jelas sangat complicated...
- Master of Illumination -

~ are you illuminated enough? ~ 

SunDragoon

Saya malah cukup setuju dengan Erneiz. Mungkin untuk sekarang terlihat mustahil. Tapi pasti ada cara untuk melakukannya. Bayangkan, sebelum ada pesawat orang tidak percaya bahwa manusia bisa terbang. Namun, sekarang terbang dengan pesawat sudah menjadi hal yang sangat wajar. Semua hal itu mungkin terjadi.
Dan, soal AI + emosi ini sangat mungkin untuk dibuat jika dibandingkan dengan pembuatan alat teleport.
兎に角, 宜しくお願いします

Myanimelist
http://myanimelist.net/profile/SunDragoon

My blog
http://sunanimagame.wordpress.com/


Black Mage

Quote from: SunDragoon on November 24, 2010, 07:57:59 PM
Dan, soal AI + emosi ini sangat mungkin untuk dibuat jika dibandingkan dengan pembuatan alat teleport.

maaf, saya OOT dulu . . .
saya dengar alat teleport sudah ditemukan, tapi baru bisa memindahkan partikel . . .
"Every game started with something fun. Then we began to add some weird rules, and everyone loses their minds."

- Black Mage
Leader of GCT & Leader of Genshiken Game Division 2011-2013.

restava

sebenernya dasarnya namanya AI adalah intelegensi buatan manusia,, dan saya rasa akan susah sekali jika mau melakukan ekspresi
tp saya rasa ekspresi yang akan dikeluarkan sama AI itu tidak akan sama dengan yang kita rasakan

soalnya AI hanya akan bisa sampe merasakan atmosfer sekitar tidak sampai mereka akan mempunyai feeling terhadap sesuatu...
Quote
Spoiler
there's only two choice, good choice or better
[close]

SunDragoon

Quote from: Black Mage on November 25, 2010, 06:22:48 AM
maaf, saya OOT dulu . . .
saya dengar alat teleport sudah ditemukan, tapi baru bisa memindahkan partikel . . .

Oh, sudah ada ya. Bahkan alat teleport saja sudah ada. Tentu saja pembuatan AI + emosi pun sangat mungkin dilakukan.
兎に角, 宜しくお願いします

Myanimelist
http://myanimelist.net/profile/SunDragoon

My blog
http://sunanimagame.wordpress.com/


XenoExia

Quote from: loliconmasterylv99 on November 24, 2010, 07:15:26 PM
Quote from: Erneiz Hyde on November 24, 2010, 07:20:38 AM
Aku sendiri ingin percaya klo perasaan serumit apapun pada dasarnya memiliki pola algoritma sendiri, dan ultimately bisa di-break down menjadi unsur2 tertentu, wlopun kita belum/tidak bisa tahu apa saja itu.

hmm, jujur bung Erneiz, saya ragu banget di bagian ini...
apakah mungkin perasaan bisa diimplementasikan dalam pembuatan AI?
dan algoritma... well, satu orang dengan yang lain aja sangat mungkin berbeda
mungkin nanti ada Artificial Feeling? jelas sangat complicated...

This.

Akan kuulangi sekali lagi pointku : Halangan utama terhadap dicapainya AI setingkat manusia adalah tidak dimengertinya nature dibalik kecerdasan dan perasaan manusia oleh manusia itu sendiri. Sampai sekarang, manusia belum bisa menemukan asal-usul dari kedua hal tersebut dan hal tersebut sendiri itu sebenarnya merupakan apa !! Kedua hal tersebut lebih misterius daripada nature dibalik kehidupan itu sendiri, namun semestinya berhubungan.....
Stupid sheep mentality. People taking up some righteous cause they learned about a day ago and never really learning what it is they are for.

Uguu, The Lord gives, and the Lord takes away. Blessed be the name of the Lord.

ADIT

Hmm ada teori yang mengatakan kalau dunia yang kita tempati sekarang ini hanya dunia digital, dan kita semua adalah AI yang sangat kompleks. Seorang ahli matematika mencoba membuktikan teori ini tapi belum berhasil sampai sekarang.

Quote
Akan kuulangi sekali lagi pointku : Halangan utama terhadap dicapainya AI setingkat manusia adalah tidak dimengertinya nature dibalik kecerdasan dan perasaan manusia oleh manusia itu sendiri. Sampai sekarang, manusia belum bisa menemukan asal-usul dari kedua hal tersebut dan hal tersebut sendiri itu sebenarnya merupakan apa
Perasaan adalah reaksi-reaksi kimia , it's that simple. Hampir semua bagian otak yang mengatur semua jenis perasaan (marah,senang,dll) sudah diketahui


Seven Five Colored Puppeteer

Rukaister

this is a dream topic, yang mungkin tujuan akhir atau masalah terbesar dalam implementasi AI. Levelnya mungkin setara dengan kemungkinan manusia hidup abadi, atau kloning manusia yang sempurna, de el el.

i remember a quote. if you want to create an apple pie, first you must create the universe. AI pada suatu game hanya akan 'cerdas' pada game itu, dan semua AI biasanya hanya 'cerdas' dalam satu hal itu dan tidak semuanya. AI pada robot pemadam api tentu cuma akan pandai saat memadamkan api, dan tidak akan bisa main bola. read : sekarang belum ada AI yang bisa sangat dinamis belajar banyak hal seperti manusia. rahasia manusia masih ada di otak DAN cara kerjanya etc. masih belum dimengerti semuanya oleh manusia. untuk membuat AI seperti itu, masih perlu mengungkap banyak misteri-misteri tubuh manusia.

so simple answer. anything not a zero is a yes, it's possible. first question answered, let's talk something else.