Recent Posts

Pages: [1] 2 3 4 ... 10
1
Junkers' Heaven or Hell / Re: asik nemu tempat ngejang baru
« Last post by edogawaconan on May 14, 2019, 09:47:43 PM »
Yay ada yang reply 🤔

Spoiler: ShowHide
testing spoiler
2
Junkers' Heaven or Hell / Re: asik nemu tempat ngejang baru
« Last post by Black Mage on May 13, 2019, 11:25:12 AM »
3 setengah minggu kemudian...
3
Junkers' Heaven or Hell / Re: asik nemu tempat ngejang baru
« Last post by edogawaconan on April 18, 2019, 03:06:29 AM »
Satu tahun kemudian...
4
Divisi Story / Re: Writing Challenge #3 2018-2019 : People's Choice.
« Last post by miapapun on March 30, 2019, 04:15:37 PM »
Hai, semuanya! Terima kasih sudah mau ikutan Writing Challenge #3, ya. Saya akan coba komentar karya-karya yang sudah masuk, semoga berkenan!

#1: Kiamat Mikroba
Spoiler: ShowHide
Jelas, lugas, dan deskriptif sekali. Ibarat sebuah narasi, ini mungkin cocok dibacakan oleh pembaca berita atau narator TV. Konsep yang ditampilkan baik dan jelas. Entah seperti sebuah kejahatan yang bertujuan masif, tapi terasa tidak destruktif, malah cenderung "mulia"? Kesannya mungkin kiamat, tapi bisa jadi ini peperangan konsep baru yang menarik. Kalau dikembangkan menjadi serial mungkin akan sangat seru :3c


#2: After 17 Centuries with the Dragon Council, I Humbly Submit My Resignation
Spoiler: ShowHide
Segar dan unik untuk dibaca. Dari sebuah surat pengunduran diri, kita bisa mengeksplorasi sebuah konsep dunia yang terbangun dalam kisah tersebut serta intrik-intrik di dalamnya. Benar juga, kenapa dulu ga kepikiran demikian, ya? :))

Mungkin kalau dipikir-pikir, seorang petinggi negara yang usia penduduknya lama, ini terkesannya lucu, tapi di satu sisi juga menjadi seru. Mungkin konsep seperti ini bisa dipakai untuk sebuah cerita pendek yang bagus. Great job!


#3: Kehanuran
Spoiler: ShowHide
....seriusan, kupikir awalnya ini typo loh :)))
Ah, kesakitan manusia-manusia matematika ini sangat sesuatu. Terima kasih sudah menyuarakan isi hati persepelean yang tidak sepele ini, hiks.

Aku senang cerita ini dengan menyertakan perumpamaan atau peribahasa yang berkaitan dengan 'kesepelean berujung malapetaka' seperti "pisang" atau "susu-nila". Penceritaannya pun tertata dengan baik meski masih ada beberapa bagian yang perlu diperbaiki lagi. Awalnya yang serius menjadi jenaka, mungkin cerita ini bisa memukau banyak orang. Meski memang, hanya orang-orang yang pernah mengalami integral atau anti-turunan yang mengalaminya. ga cuma anak matematika kok


#4: The Flame Moth
Spoiler: ShowHide
Tema fantasinya dapat, dan alur setengah awal ceritanya enak untuk diikuti. Mungkin bagian terakhirnya jadi kayak penuh banget, karena bagian awalnya mengalir tenang dan hening sementara ketika masuk ke bagian 'pertarungan'nya jadi riweuh gitu, haha. Mungkin karena kurang rapi jadinya kurang menikmati, tapi harusnya bisa diperbaiki dengan lebih baik. Semoga makin bagus, ya~


#5: Macan di Ladang Jagung
Spoiler: ShowHide
Emm... ga tahu harus komentar apa, hahaha. Tapi campuran antara lawak dan stensilan mungkin menjadi ciri khas cerita-cerita Indonesia yang absurd, ya hahaha. Awalnya sih konsepnya dari awal memang sudah terbentuk akan berakhir aneh, tapi tidak menyangka akan mengarah ke 'sana'. Tapi ending-nya memang segitu aja, ya? Jadinya sih kayak 'ya udah gitu' aja. Meski memang akhir seperti itu paling cocok buat cerita semacam ini, haha. Terima kasih sudah membuat saya bingung :)) //nggak


#6: The Mirror Crack'd from Side to Side
Spoiler: ShowHide
Hmm, sepertinya kalau dibaca lebih dari sekali, seharusnya bisa nangkap apa yang sebenarnya terjadi dengan lebih sempurna lagi. Yang aku tangkap ceritanya ini seperti penyesalan seseorang di masa lalu dan bagaimana dia "dibandingkan" dengan orang lain. Mungkin kalau penataan ceritanya sedikit lebih sederhana bisa lebih membantu pembaca mengerti apa yang ingin disampaikan. Konsepnya sudah dapat, tinggal eksekusinya dibersihkan lagi. Semangat~


#7: Review Makanan-Laboratorium Sate Mas Xar
Spoiler: ShowHide
...waw oke. Awalnya aku menduga akan ada plot twist kayak begitu, tapi aku anulir karena kayak "ga mungkin", eh ternyata beneran hahaha.
Agak kaget aja dengan penguakan kayak "mantan pacar" dan sebagainya jadi muncul tiba-tiba di tengah penguakan yang lainnya. Karena mikir anak-anak Genshiken pasti gampang kepikiran dengan model plot twist seperti ini, jadinya udah gitu aja. Cuma model 'blog' seperti ini memang membuat penuturan ceritanya jadi segar dan enak dibaca. Good job!


#8: Malam Kehancuran - Edisi M
Spoiler: ShowHide
...loh ini sebuah novel yang ditaruh dalam Wrichal? Nggak berarti jelek sih, tapi okelah :)))
Kalo buat aku sendiri, ada semacam inkonsistensi suasana penulisan yang dibawah, apakah mau formal atau informal. Kadang kaget yang awalnya pakai kata 'basis' terus ujug-ujug ada bahasa fluffy (padahal kita punya istilah "gempal". Konsep LN-nya kerasa banget sih, tapi mungkin untuk sebuah Writing Challenge, tulisan ini bisa dibuat lebih padat dan menjelaskan alur ceritanya dengan baik. Beberapa bagian juga ada yang inkonsisten dalam penulisan (Epsilon ini huruf awalnya besar atau kecil?, dsbnya).

Tapi terima kasih sudah mau menyertakan ceritanya, mana tahu bisa dikembangkan menjadi cerita yang lebih menarik lagi~


----

Sekian komentar dari saya, semoga berkenan ya :D
5
Divisi Story / Re: Writing Challenge #1 2018-2019! - Remembrance of the Past!
« Last post by miapapun on March 30, 2019, 02:22:10 PM »
Maaf ngebump lagi Writing Challenge yang lama hahaha. Punten komen, ya~

Makasih semuanya yang sudah mau ikutan Writing Challenge #1 ini, mungkin ada satu dua masukan atau komentar yang mau saya sampaikan ke semuanya~

#01
Spoiler: ShowHide
Kamu yakin ini bukan curha--- ah sudahlah.
Aku belajar ada dua kosakata inti di sini, "robot" dan "manusia". Tapi keduanya tidak diperlakukan sama dalam teknisnya. Kita punya kata "memanusiakan" tapi kita tidak punya kata "me-robot-kan" sehingga perlu memakai tanda '-' untuk menghubungkan 'robot' dengan imbuhannya. Ini bisa jadi pertanyaan kenapa. Apa mungkin karena 'robot' merupakan kata serapan dalam bahasa Indonesia atau bagaimana ww.

Untuk konsepnya, menurutku ini seperti tulisan 'curhat' yang dikirim melalui surel kepada pembacanya. Dan tema yang diangkat menurutku realistis, karena berbicara mengenai dilema sebuah pendidikan sebagai pembentukan manusia ke arah yang lebih baik atau justru menjadi 'pembunuhan' manusia itu sendiri. Singkat tapi lugas, enak dibaca dan baik untuk direnungkan.

Apakah itu sebuah "perenungan masa lalu"... sejujurnya aku malah melihat ini sebagai sebuah "nasihat" kepada pembacanya. Entahlah, mungkin e-mail di masa depan?


#02
Spoiler: ShowHide
Puisi yang menarik, seolah-olah membawa pembacanya untuk melangkah dan menerka apa yang sebenarnya terjadi. Pintu, persimpangan, arwah, segala imaji yang ada. In the Station of The Metro adalah puisi yang penuh imajinasi, dan mungkin ini adalah sebuah pintu yang cukup baik untuk memperkenalkan teman-teman yang lain kepada puisi tersebut. Tapi mungkin karya ini tidak sebegitu bersahabatnya dengan pembaca awam. Hanya saja ini tetap memukau dan menghantui, seperti masa lalu yang mungkin tidak bisa kita lupakan.


#03
Spoiler: ShowHide
Wah, makasih atas pengalaman Python-nya, haha.
Singkat tapi unik. Penggunaan algoritmanya oke sih, cuma aku mesti mindahin kodenya ke compiler yang baru buat bisa ngejalanin input-nya, haha. Tapi secara umum konsepnya oke, kok. Mungkin tidak terlalu merepresentasikan temanya, tapi setidaknya 'mengenang'-nya dapat, jadi mungkin bisa diulik lagi biar konsepnya dapat, sesuai dengan tema


#04
Spoiler: ShowHide
Whoa, tidak menyangka ending-nya akan seperti itu (*゚ロ゚);;;
Penulisannya lebih menekankan kepada bagaimana si orang sudut pandang pertama menceritakan kekagumannya terhadap si orang kedua, sehingga cukup banyak kata "kamu" yang dipakai dalam penjelasannya. Temanya sih sejujurnya aku kurang nangkap, entah apa ini menceritakan masa lalunya atau bagaimana, mungkin bisa ditempatkan demikian, ya. Tapi secara umum alurnya bisa diterima dengan baik, sih. Cuma agak gimana gitu kalau membaca cerita creepy admirer kayak gini www

Dan FYI, mungkin ada beberapa typo yang perlu diperbaiki, entah kelupaan spasi atau kata-kata yang mungkin... aneh. (renyehanya)


#05
Spoiler: ShowHide
Apa ini kata 'bersuci'
Hmmm...gimana-gimana? Aku seperti membaca cerita yang setengah absurd setengah hebat, hahaha. Mungkin bisa dibilang kejadian-kejadian bizzare yang dialami si tokoh utama membuat kisahnya di terminal tersebut terkesan. Jadi dia mengingat tentang masa lalunya di terminal tersebut, ya. Menarik-menarik.
Tapi ya jadinya gitu, kayak meninggalkan satu hal saja. Mungkin tindak tanduknya terkesan aneh karena jadinya seperti kayak sebuah adegan komedi singkat, tapi yah itulah yang mungkin menjadikannya unik. Menarik~


#06
Spoiler: ShowHide
Tiga kesempatan, tiga tatapan, tidak ada tindakan.

Penjelasannya baik dan lugas, mungkin karena ini sebuah kenangan yang sulit dilupakan jadi tidak bisa diungkapkan demikian. Agak bingung dengan konsepnya dan alasan jelasnya mengapa si tokoh utama tidak bisa menyatakan. "Harga diri"? "Pekerjaan"? Rasanya tidak semeyakinkan itu agar pembaca bisa tahu bagaimana kondisinya sehingga diam menjadi pilihan terbaik bagi tokoh utama dari mengungkapkan perasaannya. Penulisannya memang sedikit berantakan, tapi setidaknya bisa dimengerti. Tiga babak yang baik!


Demikian komentar dan masukan dari saya, semoga berkenan ya!
6
Divisi Story / Re: Writing Challenge #3 2018-2019 : People's Choice.
« Last post by Vision on March 27, 2019, 02:41:31 AM »
Vision's Corner #tres

Thank you for the submissions!

Entry #01
Spoiler: ShowHide
Sudah cukup baik, tapi menurut aku sih terdapat beberapa bagian yang membingungkan ya, jadinya jalan ceritanya terlihat kurang jelas.
Misalnya pada bagian opening, dan ending dari cerita. Contohnya asosiasi penyerang, jadi mikrob atau organisasi ya. Hehehe. Keep it up. ^^


Entry #02
Spoiler: ShowHide
Akhirnya ada entri dalam bentuk surat ya, untuk karakter Valedir, terlihat dengan sangat baik, bukan info dump, just right.


Entry #03
Spoiler: ShowHide
Relatable sekali ya. Secara plot cukup menyegarkan, mungkin pronoun yang digunakan kurang tepat untuk beberapa situasi dan karakternya, karena seorang pengajar seharusnya (mungkin) lebih formal dalam tutur katanya. Tapi sudah baik kok. Keep it up. ^^. Jangan lupa +Cnya ya.


Entry #04
Spoiler: ShowHide
Flow storytellingnya sudah baik, akan tetapi terdapat inkonsistensi antara cerita yang pertama dan kedua, dan sepertinya terlihat seperti ada yang kurang. Tapi tidak apa-apa kok, masih banyak ruang untuk melanjutkan cerita ini.


Entry #05
Spoiler: ShowHide
Yah, sudah bisa ditebak lah ya siapa yang menulis. Cerita bergaya jenaka dengan gaya bahasa yang informal. Tapi sudah sesuai sih dengan latar dan semangat stensilan dan imajinasi yang begitulah.


Entry #06
Spoiler: ShowHide
Pengennya sih lebih panjang lagi. //eh. Pacing sih paling yang err berasa kurang aja, karena mungkin perubahan latar cerita yang cukup sudden. jadi ya, terasa kurang fleshed out. Untuk ending, seperti meng-tease. Waduh.


Entry #07
Spoiler: ShowHide
P.S Nanti bakal diupdate ya formattingnya, mohon maaf nih author, hehe. | Review : Gaya tulisnya lebih agak modern ya, kayak a certain YouTuber. Tapi pesannya tetep tersampaikan sih, joke-jokenya juga bolehlah.


Entry #08
Spoiler: ShowHide
Mungkin ada typo ya pada judul, atau footnotenya, M dan W mungkin tertukar, Manasa dan Werewolf? Hahaha. Seharusnya cerita ini dapat dikembangkan lebih lanjut. Selain itu tercium bahwa cerita ini akan menuju ke suatu hal. Ahem. Semoga ceritanya dilanjutkan ya, sayang kalau hanya standalone. Sepertinya bisa dimasukkan ke sebuah website tertentu.
7
Divisi Story / Re: Writing Challenge #3 2018-2019 : People's Choice.
« Last post by Vision on March 27, 2019, 02:01:04 AM »
Entry #06 sudah di fix ya, ada tag Italic yang tidak tertutup dengan slash. Post ini sekaligus menjawab komentar. ^^

-V
8
Divisi Story / Re: Writing Challenge #3 2018-2019 : People's Choice.
« Last post by PseudoStygian on March 23, 2019, 12:21:40 PM »
Sekali lagi bersama saya dalam review writchall ketika pusing jadi ngelantur aja. Yang dipasangi spoiler mengandung spoiler ceritanya ya.

1. Kiamat Mikroba
Konsep yang menarik, tapi mungkin karena fokus narasinya terlalu luas (i.e. gak satu karakter aja), atau karena ritmenya yang terlalu teratur, rasanya agak "kering"? Kayak baca textbook. Dan mungkin hanya karena aing gak fokus saat bacanya, tapi gak begitu nangkep kenapa/apa/bagaimananya.

2. Dragon Council
Spoiler: ShowHide
Terima kasih poster di atas atas komentarnya uwu. Aku senang karakter Valedir bisa terbaca.

Tadinya mau coba nulis sekuelnya (surat balasan dari naga lain/ reaksi manusia setelah para naga membuka diri) tapi belum bisa nangkep feel/plotnya. Mungkin memang lebih baik dia berdiri sendiri seperti ini saja ya.


3. Kehanuran
Ahahaha. Nice.
Spoiler: ShowHide

"Kisah hidup SMA" 100% bukan genreku, dan ini gak relateable karena aku tipe paranoid yang selalu double-check saat ngerjain soal :P, tapi penggambarannya ok.   


4. The Flame Moth
Eh ini siapaaa? Rasanya kayak kak Lisa/aing tapi lebih... lite? Aku suka gaya mitos/cerita rakyatnya, walau ritmenya masih agak canggung. Endingnya terasa kurang nyambung sih, kayak kebelet pengen tamatin tapi gak ada ide gimana namatinnya :(.     

5. Macan di Ladang Jagung
INI SIAPA YANG NULIS HAYO NGAKU. AFIF YA? AFIF!!

Spoiler: ShowHide

Rasanya sangat sastra koran. Vague. Menacing. Vaguely menacing. Hasilnya apa? Hasilnya saya ngebacanya pakai muka serius. Sampai menebak-nebak apakah ini metafora untuk keadaan negara atau apa.

Tapi kesimpulan yang kutarik setelah memikirkannya lagi adalah penulis hanya ingin menulis tentang seks aneh dan memasang tampang sastra koran untuk mengelabui kita semua.

AaaaaaAAA


6. The Mirror Crack'd from Side to Side
Aing sepertinya mabok saat pertama bacanya karena... gak begitu ngerti? Setelah baca lagi akhirnya ngerti, tapi feelingnya udah gak dapet :<.

Penyuaraanya yang pakai bahasa Inggris lumayan bagus uwu, tapi masih sedikiiiit kurang alami. Mungkin hanya butuh sentuhan editor.

Btw apakah paragraf2 yg di-italic-in itu salah formating?

7. Laboratorium Sate
Spoiler: ShowHide

Aha, cerita yang sering kita temui. Klise mungkin, tapi aku suka bungkusnya yang pakai review restoran dan suara penulisnya yang terdengar jelas santai. Gak banyak tulisan, baik fiksi atau bukan, yang berhasil memakai nada santai tapi tetap dengan mulus menyampaikan maksudnya. 


8. Malam Kehancuran
Seperti False Happiness di writchall kemarin, ini adalah sebagian novel yang dipaksa masuk ke kotak seukuran cerpen. Tapi di sini rasanya sayang banget karena sebenarnya kalau ditulisnya dengan niat membuat cerpen, ini bisa jadi cerita yang berdiri sendiri. 
9
Divisi Story / Re: Writing Challenge #3 2018-2019 : People's Choice.
« Last post by Rheine on March 21, 2019, 03:27:30 PM »
1. Kiamat Mikroba
Spoiler: ShowHide
Premisenya menarik. Sayangnya penceritaannya terlalu datar dan berkesan seperti paragraf dari Wikipedia, rasanya akan lebih menarik jika diceritakan secara lebih personal misalnya dari anggota tim peneliti atau teman/saudara dari orang yang hidup di kota pertama yang terkena serangan (atau sekalian saja dibuat seperti artikel berita/esai kalau mau, sekarang masih tanggung).

Banyak kalimat yang terlalu ambigu sehingga kurang memberikan dampak bagi pembaca, misalnya dari dua kalimat pertama:

Quote
Setelah beberapa hari pernyataan suatu organisasi misterius dinyatakan, muncul suatu keanehan pada kota itu. Orang-orang di kota tersebut mulai berubah bentuk dan bangunan-bangunan rusak.

Di sini saja sudah banyak yang ambigu: 'pernyataan dinyatakan' -> pernyataannya apa? dinyatakan melalui media apa?
organisasi misterius -> semisterius apa? apakah tiba-tiba muncul atau sebelumnya sudah ada? siapa yang mewakilinya?
mulai berubah bentuk -> seperti apa?
kota itu -> 'itu' adalah kata acuan, sedangkan kita belum tahu sama sekali kotanya seperti apa. Ini seperti perbandingan before-after tapi kita nggak tahu beforenya seperti apa. Kota metropolitan? Kota kecil? Modern?
bangunan-bangunan rusak -> kerusakaannya seperti apa?

Untuk berikutnya coba dibuat lebih deskriptif supaya menggugah imajinasi pembaca. Kalau terlalu ambigu justru bisa jadi membingungkan.

Lalu di paragraf akhir-akhir juga masih terdapat ambiguitas.
Quote
Setelah semuanya itu terjadi, organisasi misterius tersebut menyatakan dirinya sebagai mikrob dan sengaja mengubah negara tersebut menjadi mikroskopis. Ia ingin menguasai negara tersebut dengan kekuatannya untuk selama-lamanya.
Jadi sebenarnya mereka bukan organisasi tapi seekor mikrob? Atau satu koloni? Bagaimana cara ia bisa berkomunikasi dan bahkan memiliki kekuatan untuk mengubah materi organik (manusia) dan inorganik (bangunan) menjadi mikrob?

Terus semangat, ditunggu cerita ajaib berikutnya.


2. After 17 Centuries
Spoiler: ShowHide
Love it! Short and sweet.
An epistolary fiction like this can be very effective in painting a fictional world without having to get into all the nitty-gritty details. It's also remarkable that the writer succeeds in giving Valedir has a strong 'voice'/character from only a short letter.


3. Kehanuran
Spoiler: ShowHide
Baru nyadar, apakah judulnya typo?
Cerita yang to the point, relatable, dan disampaikan dengan baik. Struktur cerita sederhana tapi dieksekusi dengan baik.

Mungkin bisa dirapikan sedikit lagi dengan penyuntingan supaya lebih bagus lagi, termasuk merapikan typo dan penulisan kata panggil.

Kalau mulai nitpicky,  bagian "Seandainya saja aku tahu bahwa sungai mematikan itu diam-diam menghanyutkan." terasa kurang tepat penempatannya, karena 'sungai mematikan' mengacu ke soalnya, bukan persiapan si karakter.

Dan endingnya bisa lebih impactful kalau nggak pakai kalimat yang dalam kurungnya.


4. The Flame Moth
Spoiler: ShowHide
Sangat stylish dan menarik. Pacingnya juga bagus.

Hanya saja beberapa bagian bisa diperjelas karena jadinya ambigu sehingga pembaca harus berhenti sejenak untuk memahaminya, sedikit menganggu pacing membaca.

Terutama di:
1. Bagian awal, apakah menaranya di hutan? Kalau dengan penceritaan sekarang masing-masing karakter terasa sangat terpisah sehingga seperti bukan bagian dari cerita yang sama.
Lalu maksudnya apa si bard 'in search of a certain light'...nyari lampu? /jk
Lebih dibuat konkret aja.
2. Bagian tengah, maksud kamu kan keempat karakternya bertemu di tengah (CMIIW), tapi karena nggak ada patokan awal jadinya malah kayak saling menjauh ke empat penjuru bumi.
3. Bagian terakhir, rentetan kejadiannya bisa lebih rapi lagi penuturannya. Selain itu ada kesan bahwa Flame Moth itu mempengaruhi semua orang ('The witch was the first to fall...') tapi ada juga kesan bahwa kutukannya itu singular dan berpindah-pindah ('...it sought a new host.').

Juga karena ada bagian yang kurang lebih memberi pesan 'dongeng yang kamu dengar itu bukan kisah sebenarnya' mungkin bisa lebih menarik lagi jika versi dongeng pertama dan kedua lebih mirip lagi, untuk menunjukkan bahwa kejadian yang sama jika diceritakan dengan cara yang berbeda bisa menghasilkan efek yang berbeda pula. Terutama di cerita pertama bardnya hilang aja setelah muncul pertama.


5. Macan di Ladang Jagung
Spoiler: ShowHide
SIAPA INI YANG NULIS.
Sakit kamu. Kebanyakan baca fanfic Zootopia.  Tolong segera cari layanan kesehatan mental ya, mungkin coba ke BMG. https://yankes.itb.ac.id/jadwal-layanan/

Selain itu err...penulisannya bagus. Penulisnya sangat menguasai gaya bahasa ini. Konsisten. Penyusunan ceritanya juga bagus (build up ke twist-nya).


6. The Mirror Crack'd
Spoiler: ShowHide
Salah formatting di tengah ya?
Cerita yang disampaikan cukup oke tapi sepertinya bagian tengahnya bisa diperhalus lagi atau ditambahkan sedikit, karena saat ini rasanya epiphany karakternya agak mendadak.
Dan ada bagian yang tidak konsisten, line sebelum "Canadian bacon and cheese" itu yang bener yang mana? Beda di bagian pas dia baca sendiri dan bagian pas dia latihan sama yang lain.


7. Laboratorium Sate Mas Xar
Spoiler: ShowHide
Gaya penceritaannya halus dan terasa natural, sesuai dengan karakternya. Cara penceritaan yang menarik dan cerita yang cukup oke, walau sayang twistnya agak klise, tapi dieksekusi dengan baik.

Yang menjadi poin yang bisa dibenahi lagi adalah saat pengungkapan twistnya, rasanya bagi saya agak janggal bahwa si penulisnya masih di tengah-tengah antara peduli atau tidak. Kalau dia memang tidak peduli mestinya bisa lebih 'dangkal' lagi sikapnya ke pembunuhan istrinya (misal 'Kalau video ini sampai 100,000 likes gw bakal ceritain kejadian gw jadi saksi pembunuhan istri gw') tapi kalau si penutur peduli rasanya aneh cuma segitu doang yang diceritakan.

Dan nama-namanya rasanya janggal karena tidak ada kesan bahwa ini di dunia/negara lain atau di masa depan selain nama-nama anehnya.


8. Malam Kehancuran - Edisi M
Spoiler: ShowHide
Cukup menyenangkan! Berhasil membangun suasana dunianya tanpa eksposisi terlalu banyak atau gamblang. Karakternya juga menarik. Entah kenapa terasa aroma-aroma BL tapi mungkin perasaan saya saja.
Yang agak janggal itu Lastron bingung manusia memberikan sebutan ke senjata mereka. Konsep pemberian kata khusus untuk benda-benda itu konsep yang rasanya sangat dasar di bahasa dan budaya apa pun.
Overall, terasa seperti LN supernatural (b)romance yang cukup baik, ditunggu kelanjutannya.
10
Divisi Story / Re: where can i find clear tote bags
« Last post by Rheine on March 21, 2019, 01:37:50 PM »
michael michael kors jet set travel medium tote bag khaki
 
does office depot have totes
shut up omg you're so annoying blahblah
Pages: [1] 2 3 4 ... 10